Home Blog Page 5

Nggak Hanya Berenang di Mata Air, Cobain juga Serunya River Tubing di Sungai Aliran Mata Air Cokro Klaten.

0

Jika sudah puas berenang, free diving, snorkeling atau underwater photo, tapi masih pengen coba sensasi lain dengan tetep basah-basahan di air? Kamu patut coba River Tubing di Sungai Aliran Mata Air Cokro.

Wahana di obyek wisata mata air Cokro Tulung Klaten saat ini bisa kamu nikmati dengan cara lain. Yang biasanya hanya berenang, lompat seru-seruan di air, berendam dan foto-foto di bawah air, saatnya mencoba wahana yang lebih memacu adrenalin. Kamu bisa menikmati rasanya terapung dan terombang-ambing di atas pelampung berupa ban besar di aliran sungai Cokro Tulung.

 

Meski tidak terlalu kencang arusnya, tetapi river tubing ini seru buat menghabiskan masa liburmu dengan keluarga lho. Cocok buat newbie lah yang pengen merasakan rafting atau arung jeram yang lebih menegangkan.Itung-itung latihan. Cobain versi mininya dulu pakai river tubing. Ditambah lagi, kamu bakalan dapat suguhan pemandangan di sekitar kawasan Sungai Cokro ini juga masih alami, asri. Adem di mata.

Lokasinya menempuh waktu 30-45 menit dari Solo. River tubing di Cokro bisa jadi alternatifmu mengisi waktu liburan bersama keluarga.

Oiya ada juga arena flying fox di Obyek Wisata Mata Air Cokro. Bingung cari tempat berkumpul keluarga, ke sini aja. Di Obyek Mata Air Cokro ini juga terdapat kolam bermain, taman air, gazebo, area parkir yang luas, dan beberapa warung penjual makanan dan minuman.

Jadi, kapan mau ke Solo?

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

Oleh-Oleh Khas Solo: Bakpia Mutiara di Klaten, Makan Bakpia Tanpa Harus Jauh-Jauh ke Jogja.

0

Pernah makan bakpia, kan? Di Klaten, nggak jauh dari Solo ada nih. Cobain Bakpia Mutiara deh, rasanya enak tanpa harus jauh-jauh ke Jogja?

Bakpia itu kue basah yang tahan antara 7 sampai 9 hari, bentuknya bundar agak pipih, bagian luarnya mudah remuk, terbuat dari terigu dengan isi kacang hijau. Mosok belum pernah cobain? Enak lho.

Meski bakpia ini khas Yogyakarta, tapi ternyata ada satu tempat rekomendasi yang menyediakan bakpia di sekitar Klaten. Mampir saja ke Bakpia Mutiara. Ada outlet dan rumah produksinya. Fresh from the oven, sangat mungkin buat kamu dapetin bakpia yang masih anget.

Jam buka Bakpia Mutiara buka pukul 07.30—21.00 WIB.Lokasinya di Jalan Manisrenggo Km.0,5 RT.28, Tlogo, Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57454.

Pada masa awalnya, bakpia berisi daging babi. Eits, jangan kaget dulu, itu versi dahulunya Guys. Memang bakpia berasal dari negeri Cina (Tou Lok Pia), seiring adaptasi ke budaya Jawa bakpia berisi kacang hijau. Bahkan sekarang, isinya variatif, ada kumbu hitam, keju, coklat, tiramisu, sampai green tea. Endes, Guys!

Penasaran cobain rasa Bakpia Mutiara, tanpa harus jauh-jauh ke Jogja?

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

 

Candi Plaosan: Simbol Kisah Cinta Beda Agama Peninggalan Bersejarah Mataram Kuno

0

Ada salah satu tempat wisata berupa candi bersejarah, eksotis dan letaknya tak jauh dari Candi Prambanan. Candi Plaosan terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Berjarak kira-kira satu kilometer ke arah timur dari Candi Sewu atau dua setengah kilometer dari candi Prambanan. Candi Plaosan biasa juga disebut candi kembar. Candi ini memiliki bentuk candi yang padat dan terlihat eksotik. Tinggi candi sekitar 21 meter.

Tau gak siih, Candi Plaosan merupakan candi yang dibangun Rakai Pikatan, Raja Keenam Mataram Kuno. Candi ini dipersembahkan untuk permasurinya. Namanya Pramudyawardani. So sweet banget ya!

Dikisahkan kisah cinta mereka tak direstui karena perbedaan agama, budaya dan prinsip. Namun, atas nama cinta, mereka pun tetap menikah. Candi ini menjadi saksi bisu kisah cinta beda agama Rakai Pikatan dan Pramudyawardani. Ahhaay! Betapa bisa kita lihat harmonisasi dari agama Hindu dan Buddha di candi Plaosan ini lewat relief-relief yang dipahat di dinding candi, Asli, Cakep ya!

Dahulu, candi ini digunakan sebagai tempat menyimpan naskah kanonik pendeta Buddha.Candi Plaosan terdiri dari Candi Plaosan Lor, Candi Plaosan Kidul, dan beberapa candi pewara.Candi Plaosan Kidul dikelilingi oleh 8 candi kecil yang terbagi menjadi dua tingkat.Dari atas candi Plaosan terlihat pemandangan hijaunya pepohonan. Reruntuhan batu candi dapat kita lihat di sekitar area candi Plaosan.

Sunset dan juga sunrise di sini bagus banget loh.Para pemburu sunrise dan sunset, bisa banget nih jadikan Candi Plaosan ini salah satu spot terbaik untuk menikmati fajar dan senja di sini.

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

 

Free Diving, Snorkeling, sampai Underwater Photo di Mata Air Alami Umbul Ponggok Klaten

0

Katanya, Life Looks Better Underwater. Po iyo?! Masak sih?! Perlu dibuktikan dengan free diving, snorkeling, atau underwater photo. Bahasa kerennya slulup, ciblon, dan kungkum. Buktikan deh qouteLife Looks Better Underwater tanpa perlu jauh-jauh cari pantai atau menyeberangi lautan dan samudera. Ahay! Cukup ke Klaten aja. Ada Umbul Ponggok, mata air alami di kawasan yang terletak antara lereng gunung Merapi dan Merbabu.

Lokasinya di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten. 30 menit—45 menit jarak tempuh perjalanan dari Solo.

Meski terumbu karang di Umbul Ponggok nggak ada, tenangBro, kamu akan berenang bersama ikan-ikan di sekelilingmu. Airnya bening banget, jernih dan seger, Nde. Asik banget buat seru-seruan bareng temen, pacar atau keluargamu.

Foto-foto underwater di Umbul Ponggok ini kamu bisa bebas berimajinasi, dari mulai foto di depan tenda, foto sama motor kesayangan kamu juga bisa. Nggaya sak puasmu.

Sumber mata air di Umbul Ponggok ini berukuran 50 x 25 meter. Selain itu, Umbul Ponggok juga terbilang tidak terlalu dalam, hanya 1,5—2,6 meter saja. Buat yang belum bisa berenang, ada pelampung yang disiapkan khusus untuk pengunjung. Cukup bayar sewa saja. Alat snorkeling juga ada lho.

Siap Byar-Byur di Umbul Ponggok?

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

 

 

 

 

Wahai Pecinta Gowes, Serunya Bersepeda Menyusuri Bengawan Solo Purba ini Perlu Masuk List Jalan-jalanmu.

0

Apa yang terbayang di benak kamu saat mendengar kata ‘Bengawan Solo Purba’? Fosil Dinosaurus, T-Rex? Fosil hewan laut, justru iya.

Yang jelas, Bengawan Solo Purba ini kini menjadi salah satu destinasi wisata baru di kawasan Wonogiri. Keunikannya dari sisi historis sebagai jejak geologi yang amat bernilai, membuat UNESCO menobatkan bagian dari jajaran perbukitan karst ini masuk sebagai Kawasan Geopark Gunung Sewu.

Yang kita tahu selama ini Bengawan Solo merupakan sungai yang membentang di kota Solo, sekaligus terpanjang di pulau Jawa. Sungai yang melegenda dengan lagu maestro keroncong Gesang berjudul Bengawan Solo. Hulu sungai Bengawan Solo di Wonogiri dan muaranya ke Gresik Surabaya, jutaan tahun lalu justru bermuara ke pantai Selatan melewati Kabupaten Gunung Kidul.

Dulunya, terdapat aktivitas tektonik lempeng Australia menghujam ke bawah Pulau Jawa. Dasar perairan laut dangkal yang mengandung koral dan terumbu karang menjadi timbul ke permukaan, termasuk hulu sungai Bengawan Solo di Wonogiri ini menjadi terangkat naik menyebabkan aliran sungai berbalik arah dan kini kering.

Alur sungai sepanjang 30 km yang berupa lembah Giritontro yang sangat terjal berkelok-kelok memanjang dari Gunung Payung di sebelah barat Giriwoyo ke arah selatan berakhir di Teluk Pantai Sadeng Gunungkidul. Pantai Sadeng di Gunungkidul ini terkenal sebagai pelabuhan nelayan terbesar se-Gunungkidul.

Tak heran jika bukit kapur atau karst yang membentang mempercantik kawasan sekitar Bengawan Solo Purba. Mulanya, menurut penelitian, bukit kapur tersebut merupakan karang yang berada di bawah permukaan laut. Di sini, banyak pula ditemukan gua yang diduga menjadi tempat tinggal manusia purba. Karena di beberapa gua ditemukan artefak berupa sisa makanan manusia purba.

Sungai ini melintasi sejumlah daerah di Wonogiri hingga Gunungkidul, yakni Kecamatan Pracimantoro hingga Kecamatan Rongkop Gunungkidul. Cekungan yang rendah di tengah bukit-bukit menjulang. Wisatawan dapat melihat kenyataan saat ini dan membayangkan kondisi masa lalunya, seperti menyaksikan proses evolusi. Sangat eksotis!

Bersepeda menyusuri Bengawan Solo Purba kamu dapat menjelajahi alam dan menikmati suguhan view menakjubkan sebagai proses evolusi alam. Kini, Bengawan Solo Purba menjadi ladang bercocok tanam yang produktif bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan cycling di Bengawan Solo Purba akan memberikan pengalaman wisatamu menjelajahi kawasan perbukitan dengan panorama yang menyejukkan mata. Melihat jejak geologis berupa bekas aliran sungai dengan cekungan-cekungan rendah di tengah bukit menjulang makin membuat perjalananmu menyenangkan. Terlebih lagi, perjalananmu dapat kamu akhiri dengan bersantai menikmati keindahan pantai Sadeng.

Rencananya lokasi akan dijadikan kawasan kebun buah lho. Jadi,  Berminat gowes menyusuri Bengawan Solo Purba?

Ayo ke Solo!

Waduk Gajah Mungkur, Destinasi Wisata Keluarga di Wonogiri yang Low-Cost Tapi Tetap Seru

0

Hei warga Solo dan sekitarnya, lagi bingung cari tujuan piknik bersama keluarga? Wisata ke Waduk Gajah Mungkur aja. Selain murah, terjangkau, dekat aksesnya dari Solo dan punya view yang berbeda dengan wisata di kota Solo dan sekitarnya.

Apa saja sih yang bisa kamu lakukan di Waduk Gajah Mungkur? Macem-macem, Guys. Ternyata di Waduk Gajah Mungkur punya beragam wahana. Tinggal pilih saja, mau naik perahu motor mengelilingi waduk seluas 8800 hektar bisa, mau canyoning bisa, speed boat pun ada. View-nya asik.

Langit yang cerah, genangan air yang membentang luas, dan barisan awan yang cantik jadi pemandangan sepanjang berkeliling dengan perahu motor. Belum lagi pemandangan bukit-bukit sepanjang mata memandang ke hamparan waduk.Meskipuncuaca di sini terbilang cukup panas menyengat saat siang hari sih.

Wisata air perahu motor di Waduk Gajah Mungkur dikenai tarif Rp7.000,-orang. Untuk menuju Karamba tarif kapaltarif 80.000/orang rute pulang pergi dan menuju bendungan 120.000/orang.Jangan lupa pakai lifeguard atau baju pelampung demi keselamatan ya.

Waduk Gajah Mungkur ini merupakan waduk buatan terbesar di Solo Raya. Bahkan, terdapat referensi mencatat bahwa waduk atau bendungan ini terbesar se-Asia Tenggara.

Terang saja, terdapat sejarah di balik cerita tentang perpindahan penduduk dalam jumlah besar di tahun 1976-1980 masa rezim Soeharto. Namanya Bedhol Desa. Ratusan Kepala Keluarga atau tercatat ribuan jiwa bedhol desa ke beberapa daerah di Sumatra. Tentu saja dengan penggantian lahan serta rumah tinggal yang telah disiapkan di tempat transmigrasi.

Bisa terbayang, kan? Betapa pengorbanan masyarakat Wonogiri bersedia meninggalkan tanah kelahirannya. Pengorbanan yang berbuah manis ketika akhirnya waduk ini dapat menjadi floodcontrol (pengendali banjir) dan berbagai manfaat lain seperti debit air yang tinggi menjadi supply untuk pembangkit listrik tenaga air, perairan sawah, sumber perikanan dan juga wisata.

Selain canyoning dansp ed boat, ada juga fasilitas lain berupa rumah makan apung, kebun binatang, waterboom, rumah jungkir balik, dan taman bermain anak.Sebagai tujuan perahu motor ada karamba.  Karamba ini dibangun masyarakat untuk memelihara ikan. Tidak hanya bisa melihat, berinteraksi dengan ikan-ikan dari mulai pembenihan hingga siap panen, tetapi kamu seakaligus bisa mencicipi ikan-ikan ini setelah diolah di rumah makan apung di sekitar Waduk Gajah Mungkur.

Wonogiri atau yang dikenal sebagai kota gaplek ini perlu jadi destinasi wisatamu. Jangan lupa mampir piknik ke Waduk Gajah Mungkur ya, wisata low-cost tapi tetap seru.

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

 

Intip Mbah Boniyem: Oleh-Oleh Khas Solo, Cemilan dari Nasi yang Renyahnya Bikin Ketagihan

0

Cemilan tapi dari nasi? Masak ada sih? Ada dong, cuma ada di Solo nih. Intip Goreng namanya. Intip itu apa ya? Intip adalah sebutan dari kerak nasi khas Solo.

Menanak nasi di atas kendil atau panci tebal tradisional, lalu dicetak di periuk cekung berbentuk melingkar itulah cara pembuatan intip. Setelah nasi tercetak di periuk cekung, diangkat, lalu digoreng hingga renyah hingga menjadi intip goreng. Kemripik, Guys. Belum lagi tambahan saos kinca rasa manis, atau taburan garam yang menambah rasa intip semakin endes. Cocok banget jadi cemilan ditemani teh atau kopi di pagi atau sore hari.

Yang bingung mau cari oleh-oleh khas Solo yang enak apa ya? Mampir saja ke Intip Goreng Mbah Boniyem. Tempatnya di Pasar Gede Solo, kios 78. Di dekat dengan kawasan parkir bagian Utara Pasar Gede, akan dengan mudah kamu dapati kios Intip Bu Boniyem.

Terdapat beberapa pilihan intip, ada intip ukuran kecil, ukuran biasa dan utuh, atau jika mau yang lebih ekonomis harganya bisa beli yang remukan atau sudah tidak utuh bulat dan terbagi menjadi beberapa bagian.

Intip digoreng dan disajikan langsung saat itu juga, jadi intip yang dibeli oleh pelanggan masih hangat dan renyah. Ada dua varian rasa, manis dan gurih. Dua-duanya endes guys!

Intip Jawa Mbah Boniyem ini buka setiap hari pukul 06.30—16.00 WIB. Mbah Boniyem sudah berjualan sejak 1945. Harga intip di sini kisaran Rp50.000,-/kg, bisa dibeli per kemasan ataupun setengah, seperempat kilo.

Kalau mampir ke Pasar Gedhe Solo, jangan Cuma beli Es Dawet Selasih, atau beli jajanan tradisional lainnya, jangan lupa beli oleh-oleh khas Solo yang satu ini. Intip Goreng Mbah Boniyem.

Jadi, kapan mau ke Pasar Gedhe Solo beli Intip Goreng Mbah Boniyem?

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

Byar Byur di Umbul Manten: Underwater Photo Spot di Klaten yang Wajib Kamu Kunjungi

0

Berfoto di bawah air yang bening nggak perlu jauh-jauh dan mahal ke diving photo spot. Ada tempat wisata yang dekat, murah, dan seru tentu saja, kamu bisa menikmati asyiknya underwater photo saat berkunjung ke Umbul Manten, Janti, Klaten.

Cukup menempuh perjalanan 30-45 menit dari kota Solo, bisa berenang sekaligus having fun bersama teman-temanmu. Seru-seruan foto di bawah air yang lagi hits di instagram dengan nggaya sak puasmu.

Airnya bening, mata air alami di Umbul Manten ini benar-benar segar. Malah jika keasyikan, bisa-bisa kedinginan. Umbul Manten ini khas dengan pohon yang rindang dan rimbun di atasnya. Akar pohon yang menjalar di dalam air, membuat kamu betah berenang di dalamnya. Air di Umbul Manten ini selalu mengalir, jadi meski ada beberapa ikan di situ, airnya tidak berbau dan tetap jernih.

Meski ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan umbul yang lain di kawasan Klaten, Umbul Manten tetap dikunjungi para wisatawan. Kedalamannya pun bisa dibilang lebih pendek.

Cerita di balik Umbul Manten ini konon katanya dahulu ada sepasang pengantin baru yang melanggar aturan. Sebelum 40 hari setelah menikah, keduanya nekat pergi keluar. Eh, pas jalan di sekitar umbul, salah satu dari mereka malah hilang, nggak lama keduanya pun hilang.

Terlepas dari kebenaran mitos tentang di balik nama Umbul Manten, tempat wisata ini wajib kamu kunjungi buat dapat foto instagramable dan hits saat jeprat-jepret di dalam air yang bening sekaligus seger.

Jadi, siap byar byur dan foto-foto di Umbul Manten?

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

Roti Ganep Tradisi Solo: Toko Oleh-oleh Khas Solo yang Masyhur dengan Roti Kecik-nya

0

Roti Ganep Tradisi Solo merupakan toko oleh-oleh khas Solo yang mesti ada di list destinasi jalan-jalanmu saat ke kota Solo nih. Toko Roti Ganep ini berlokasi di Jalan Sutan Syahrir No. 176 Tambaksegaran, Solo.

Jika kamu sedang berjalan-jalan di kawasan Titik Nol Kota Solo, Gladag, Pasar Klewer, Balaikota, atau Pasar Gede, itu berarti lokasimu sudah dekat dengan Toko Roti Ganep. Toko roti ini merupakan toko roti tertua di kota Solo lho. Jangan ragu buat mengarahkan kemudi mobilmu, atau bisa naik becak ke arah Tambaksegaran, dekat dengan kawasan Pasar Legi.

Dikutip dari laman resmi www.rotiganep.com, Ganep merupakan nama pemberian Sinuhun Paku Buwono X atau Raja Keraton Solo ke-10. Ganep memiliki arti lengkap, utuh, sehat dan waras. Toko ini eksis hingga kini di generasi kelima. Ny. Auw Like Nio atau Nyah Ganep merupakan perintis Roti Ganep.

Istimewanya dari Roti Ganep adalah produk unggulan berupa roti kecik. Roti kecik ini sebutan untuk roti kering yang berukuran sebesar jari anak berbentuk lonjong. Selain itu, bahan utama berupa tepung ketan yang disangrai adalah bagian yang tak terpisahkan dari cerita di balik eksistensi Roti Ganep. Aroma kayu manis dan rempah lainnya pun turut melengkapi cita rasa khas Solo.

Uniknya lagi, Roti Ganep menasbihkan diri sebagai roti rendah kolesterol dan cara pembuatannya pun tidak berubah sejak tahun 1881. Tanpa bahan pengawet, pemirsa.

Lalu, apa aja yang tersedia di Roti Ganep? Ada beragam kudapan dan cemilan khas Solo yang bisa kamu dapatkan di sini. Ada roti kecik, roti kecik kecok, grubi ungu, usus goreng, kering benik, egg rolls, paru goreng, malkish mini, soes, rambak, semprong, sale lidah, abon sapi manisdan masih banyak varian serta jenis makanan yang cocok banget jadi oleh-oleh untuk kerabat, keluarga, teman dan sahabat terbaikmu.

Tak hanya olahan roti kering, ada beragam roti basah berupa roti pisang, roti santen, roti krumpul, roti enten, cake kismis, mandarin, brownies, blackforest, serta roti blouder.

Jika bosan dengan makanan rasa manis ada juga keleman atau jajan pasar berupa kroket, resoles, timlo goreng, keju pan, martabak, klepon, semar mendem, arem – arem, lemper, dan masih banyak lagi. Bahkan kini Roti Ganep juga menyediakan paket catering, nasi box dan paket meeting.

Roti kecik dengan beragam ukuran dari 45 gr, 90 gr, 135 gr, 200 gr, 250 gr, 400 gr, dan 600 gr bisa jadi pilihan oleh-oleh sesuai kebutuhan dan keinginanmu. Harganya pun nggakbikin kantong jebol, mulai Rp6.000—84.500,- saja. Jam operasionalnya pada hari Senin-Jumat pukul 08.00 – 16.00 WIB.

Jadi, jangan lupa mampir ke Roti Ganep Tradisi Solo, ya?

 

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

 

Byar-Byur di Bunaken van Klaten, Tinggal Pilih Saja Umbul-nya

0

Pernah dengar Bunaken van Klaten? Yes, memang sudah mirip Bunaken lho, Guys. Kamu bisa dapatkan sensasi menyelam yang terjangkau di area Solo raya, cukup dengan dolan ke Klaten.

Berenang di sumber air alami bikin kamu betah berlama-lama kungkum alias berendam. Jelas seger, bro. Mau ke sini pun tak perlu repot, tidak jauh dari Solo kurang lebih 36 km ke arah barat daya. Satu jam perjalanan kira-kira.

 

Klaten terletak di antara gunung Merapi dan pegunungan Seribu, membuatnya berada di tiga dataran, dataran lereng Gunung Merapi, di timur membujur dataran rendah, di selatan dataran Gunung Kapur. Terang ini jadi bikin Klaten kaya akan pesona wisata alamnya, terutama wisata air.

Belakangan, Klaten memang mulai menarik perhatian traveler dengan beragam potensi wisata airnya. Betapa tidak? Keadaan geografisnya jadi sumber air, penghasil kapur, batu kali dan pasir yang berasal dari Gunung Merapi. Jadi, tak heran jika traveler akan menemukan banyak sumber air alami di sana. Kejernihan air dan keunikan batu serta pasir dieksplorasi menjadi tempat wisata favorit dan hits. Warga mengenal sumber air tersebut dengan sebutan ‘Umbul’.

Membaca pasar remaja yang kekinian gemar selfie dan wefie, Umbul di Klaten dikelola secara masif dengan menawarkan beragam paket pilihan menyelam dan foto underwater. Sepertinya warga Klaten telah menyadari kekayaan pesona airnya untuk dikembangkan menjadi atraksi wisata bagi pengunjung.

Kapan lagi gaes foto-foto ala-ala menyelam di Bunaken tapi cuma cukup mlipir ke Klaten? Pose dan nggaya sesukamu di dalam air. Banyak pilihannya, lho. Ada Umbul Manten, Umbul Nilo, Umbul Cokro, dan Umbul Sigedang, Umbul Jalatunda, Umbul Kapilaler dan yang sudah cukup hits dan fenomenal ada Umbul Ponggok.

Atur rencana dolanmu ke Klaten dan puasin deh foto sambil menyelam di Umbul pilihanmu. Cus, masukin Klaten ke list dolan weekend besuk ya, Gaes. Siap Byar-Byur-Byar-Byur!

Most popular

Belanja di Pasar Klewer, Jangan Lewatkan 7 Lokasi Instagenik ini

Wanderers yang sudah menetap di Kota Solo pasti tidak asing dengan Pasar Klewer, bahkan Pasar ini juga cukup dikenal di daerah lainnya. Solo patut...