Goa Putri Kencono: Menikmati Stalaktit dan Stalakmit Aktif di Goa Peninggalan Kerajaan Majapahit.

0
369

Salah rasanya jika kamu punya anggapan bahwa menjelajahi alam itu harus dengan mendaki puncak gunung tinggi saja. Ada aktivitas outdoor lain yang tak kalah seru, cukup ekstrim dan berbahaya. Caving atau susur goa bisa menjadi satu pilihan aktivitas dan destinasi piknikmu lho Guys. Tapi, tenang, goa satu ini bukan pilihan goa seperti dalam film-film susur goa yang cukup ekstrim. Goa Putri Kencono adalah satu objek wisata goa di Wonogiri. Jadi, kamu bisa tetap aman berwisata di goa ini. Asal ikut aturan dan tetap menjaga etika ya.

Jika kamu tertarik untuk melakukan jelajah goa, terdapat Goa Putri Kencono di daerah Pracimantoro Wonogiri sebagai destinasi wisatamu nih Guys. Tepatnya berada di desa Wonodadi, kecamatan Pracimantoro, Wonogiri atau sekitar 40 kilometer dari kota Wonogiri.

Goa ini memiliki keindahan stalaktit dan stalakmit yang masih aktif. Bentuknya pun beragam, ada yang berbentuk mirip candi, taring atau gigi binatang serta gapura. Kamu bisa melihat tetesan air yang menjalar di dinding-dinding stalaktik dan stalakmit Goa Putri Kencono. Karena tersusun dari Karst, dominasi warna dalam goa ini memberi warna dan kilauan pada goa.

 

Di dalam Goa Putri Kencono terbagi dalam tujuh ruangan. Yang pertama Ruang Tamu, Ruang Kabudayan, Ruang Kapusakan, Ruang Jumenengan, Ruang Keluarga, Ruang Sarasehan, dan Ruang Sendang Panyuwunan.

Untuk dapat masuk dalam area goa, kamu perlu mempersiapkan diri terlebih dahulu di bagian ruang tamu goa. Persiapan di ruang tamu ini kamu dapat memakai pengaman sepatu boots, senter, dan juga helm. Untuk keselamatanmu di dalam goa, kamu perlu menjaga etika dalam susur gua. Meski terbilang tidak ekstrim, namun etika dalam kegiatan caving tetap perlu dijaga ya. Apalagi, Goa Putri Kencana ini diyakini memiliki kisah dan mitos tersendiri.

Bagi wanita yang sedang haid, tidak diperkenankan untuk memasuki goa ini. Karena goa ini kerap dijadikan area untuk laku batin, jamasan pusaka Keraton, dan kegiatan ritual lain. Selayaknya pengunjung mematuhi aturan tersebut, demi kebaikan dan keselamatan bersama.

Dengan ditemani pemandu, kamu akan dibawa menyusuri satu per satu ruang di dalam Goa Putri Kencana. Goa sepanjang 121 meter ini memiliki stalaktik dan stalakmit yang aktif dan bertambah panjang setiap tahunnya. Biaya masuk ke goa ini adalah Rp5.000,-.

Sesepuh Desa setempat yaitu almarhum Pawiro Rejo, yang juga merupakan mantan Kadus Wonosobo erat kaitannya dengan asal usul nama Goa Putri Kencono. Konon dahulu terdapat wanita yang cantik jelita bersemayam dan memperkenalkan diri pada sang pertapa dengan nama Putri Kencono. Sejak itu, goa ini dikenal dengan Goa Putri Kencana.

Ada satu yang unik dari Ruang Kabudayan, beberapa stalaktit dan stalakmit yang kamu temui jika dipukul dengan tangan akan mengeluarkan bunyi seperti suara gamelan. Setelah itu terdapat Ruang Pusaka, dimana dipercaya banyak ditemui pusaka dari alam gaib. Beralih ruang ke ruang yang lebih luas yaitu ruang jumenengan. Ruang ini kerap digunakan sebagai area meditas.

Selepas itu terdapat Ruang Sarasehan dan terakhir Ruang Sendang Panyuwunan. Ada air jernih di ruang sendang panyuwunan, beberapa ritual Keraton Solo terutama ritual jamasan pusaka kerap menggunakan area ini sebagai tempat jamasan.

Penasaran mencoba sensasi susur Goa Putri Kencono?

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here