Fun Bussiness Trip in Solo! Bengawan Solo Travel Mart 2017, When Buyers Meet Sellers

0
25

Bengawan Solo Travel Mart (BTM) 2017 kembali digelar 25—27 Agustus 2017 nih, Wanderers!

Betapa tidak, ajang berkumpulnya sekitar 80 buyers dari tour operator dan agency dari domestik serta mancanegara, juga 70 sellers dari industri perhotelan, travel agent, restoran, UKM se-Solo Raya di kota Solo.

Tentu saja, ajang bertemunya sellers dan buyers ini diharapkan dapat mengembangkan, mempromosikan sekaligus mengenalkan secara langsung beragam potensi destinasi wisata Solo Raya.

Bengawan Solo Travel Mart (BTM) 2017 merupakan event hasil kerjasama Dinas Pariwisata Solo, Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Solo, dan stakeholders lainnya.

Di hari pertama, 25 Agustus 2017 BTM dimulai dengan meeting point di Showroom Batik ‘Pria Tampan’ di Kampung Batik Laweyan. Selain merasakan belajar membuat batik, peserta berkesempatan menikmati morning tea dan sarapan istimewa kuliner khas Solo yaitu ‘Nasi Liwet’.

Setelah mendapatkan workshop batik, dan berbelanja, dilanjutkan dengan famtrip Solo City Tour menggunakan armada Bus Rosalia Indah. Perjalanan Solo City Tour berhasil mencuri perhatian para buyers. Solo City Tour ke beberapa destinasi wisata Solo yaitu di Museum Keris, Pura Mangkunegaran, dan Pasar Antik Triwindu.

Tour dilanjutkan dengan lunch aneka menu khas Solo di ‘Soga Resto’ dan berkeliling di Museum Batik Kuno Danar Hadi. Perjalanan masih dilanjutkan ke Bus Rosalia Indah Office, dan Mount Lawu Adventure Trip, baik wisata kebun teh di Kemuning serta Paralayang juga sensasi Fun Camping.

Buyers dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Kediri, Bekasi, Bogor, Cilacap, Tasikmalaya, Cirebon, Kalimantan, Lombok, Makassar, Malaysia, Belanda, dan Phnom Pehn merasa senang dapat mengunjungi beragam destinasi wisata di Solo Raya.

Bengawan Solo Travel Mart 2017 diharapkan mampu menjual berbagai tempat wisata di Solo Raya yang berpotensi mendunia. Selain meningkatkan daya saing wisata dengan beragam destinasi wisata lainnya, hubungan dengan pelaku wisata daerah lain tentu akan meningkat.

Give you more than potential business partners” sesuai jargon BTM 2017 diharapkan dapat mempererat sinergi antara seller dan buyer dalam rangka mendatangkan lebih banyak wisatawan yang berkunjung di Solo Raya khususnya, dan kawasan Jawa Tengah pada umumnya.

Di hari terakhir, akan ada table top di Solo Paragon Hotel yang merupakan puncak kegiatan yang memungkinkan seller dan buyer bertemu. Kedua belah pihak bertransaksi, menjajaki kerja sama, dan bertukar informasi. Dresscode yang digunakan pun menggunakan pakaian adat dari daerah asal masing-masing peserta. Pasti seru ya? Mau tau keseruan lainnya?

Simak dan tunggu liputan selanjutnya dari tim Wonderful Solo, ya Wanderers!

Wonderful Solo, Ayo ke Solo!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here